Distribusi Buku Kesehatan

distribusiYayasan Kesehatan ASHO mendistribusikan buku kesehatan ke 21 perguruan tinggi kesehatan dan 2 dinas pemerintah di Aceh

Yayasan Kesehatan ASHO merupakan lembaga non profit yang peduli terhadap issue kesehatan di Aceh. Akhir – akhir ini melakukan berbagai intervensi program strategies pada upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di intitusi dan Perguruan Tinggi Kesehatan di NAD. Salah satunya adalah melakukan pendistribusian buku – buku kesehatan pada 21  perguruan tinggi kesehatan dan 2 dinas pemerintah.

Habibie (24) Executive Director  ASHO mengatakan, intervensi program ini dalam upaya meningkatkan kemajuan dan perkembangan ilmu – ilmu kesehatan di Aceh. Diharapkan akademisi, service health prodiver dan mahasiswa dapat meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan dan skill handal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu di masyararakat. Adapun beberapa asalan lainya adalah masih kurangnya sumber buku – buku kesehatan yang menjadi guiding study pada system belajar mengajar di perguruan tinggi kesehatan. Ini merupakan kendala besar dalam mempersiapkan para lulusan kesehatan yang memiliki mutu dan kualitas skill dan ilmu pengetahuan yang handal.

Maimun (27) Program Menager ASHO menambahkan, bahwa kita telah mendonasikan berbagai buku – buku kesehatan dan pendidikan di berbagai perguruan tinggi kesehatan yang di mulai pada awal bulan februari sampai bulan juni 2008 seperti Akademi Keperawatan Depkes, Akademi Keperawatan Abulyatama, Akademi Keperawatan Pemda NAD/ Cut Nyak Dhien Banda Aceh, Akademi Analis Pemda NAD, Akademi Farmasi dan Makanan (Akafarma), Akademi Elektromedic, Program Studi Keperawatan (PSIK) Unsyiah, Fakultas Kedokteran Unsyiah, Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama,Akademui kebidanan al – Muslim, Badan Arsip dan Perpustakaan NAD, Bapan Arsip dan perpustakaan Aceh Utara, Akademi Kesehatan Pemda Lhoseumawe, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) serambi mekkah, FKM Muhammadiah, Akademi Kebidanan Muhammadiah, Akademi Gizi, Dinas Kesetan Provinsi, Akademi Farmasi Pemda NAD dan Akademi Keperawatan Fakinal, Maimun juga mengatakan bahwa Jenis – jenis buku yang didonasikan juga sangat bervariatis dan sangat bermamfaat terhadap kebutuhan mahasiswa seperti Anatomy and Physiologi, Patophisiologi, Clinical Laboratory Medicine, Chemistry, Internal Medicine, Microbiology, diagnostic Microbiology, Nursing Management Problem, Surgery Scientis  dan lain- lainya terutama buku – buku kesehatan yang memang di benar – benar di butuhkan di perpustakaan.

Saiful batubara (45) Dekan Fakultas kedokteran Abulyatama yang diwawancai oleh Tim supervise ASHO juga menambah, bahwa kami sangat terbantu dengan buku – buku donasi dari ASHO. Buku – buku ini sangat bermaaf bagi mahasiswa kami. Kami sebagai perguruan tinggi swasta yang masih kekurangan buku – buku sebagai acuan bahan belajar mengajar kami. ASHO harus benar – benar peduli terhadap perguruan tinggi kesehatan dalam mendukung knowledge empowering terhadap mahasiswa – mahasiswa kesehatan di Aceh. diharapkan ASHO dapat membantu untuk mengakes program reset kesehatan yang mendukung system pendidikan kesehatan, lebih baik dapat bekerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri. “ ujar nya.

Dilanjutkan juga dengan pertanyaan dari kamaruddin (56) Kepada Badan Arsip dan Perpustakaan NAD. Ini merupakan kontribusi baik terhadap kami. Karena banyak sekali mahasiswa kesehatan dari berbagai kampus mengunjungi perpustakan kita untuk mendapatkan buku – buku kesehatan. Jadi kami sangat terbantu dengan buku – buku yang didonasikan oleh yayasan kesehatan ASHO.

 

 
ASHO Foundation , All Rights reserved